Studio game asal Malang, Gamecom Team, akhirnya merilis game terbaru mereka berjudul Troublemaker 2: Beyond Dream. Game ini menjadi sekuel dari seri pertama, Troublemaker: Raise your Gang, yang meluncur pada 31 Maret 2023. Sejak awal, game ini mendapat perhatian karena mengangkat kisah anak sekolah dengan nuansa yang mirip game populer buatan Rockstar Games, Bully. Pemain diajak masuk ke dunia remaja yang penuh drama, aksi, hingga kisah persahabatan.
Melanjutkan Perjalanan Karakter Budi
Seperti sebelumnya, Troublemaker 2 masih menampilkan karakter utama bernama Budi, seorang pelajar SMA. Dalam seri pertama, Budi digambarkan sebagai sosok yang kental dengan konflik perkelahian antar remaja. Namun kali ini ceritanya lebih luas, menampilkan perjalanan hidup Budi yang semakin dewasa. Salah satu alur menarik adalah usaha Budi membentuk sebuah band di sekolah demi meraih popularitas dan pengakuan dari teman-temannya.
Hadirkan Karakter Baru Jordan
Selain Budi, pemain juga akan mengendalikan karakter baru bernama Jordan. Ia merupakan rival Budi pada game sebelumnya. Jordan tampil dengan gaya bertarung berbeda, sehingga memberikan variasi bagi pemain yang ingin mencoba pengalaman baru. Karakter Budi identik dengan jaket merah, sementara Jordan hadir dengan ciri khas pakaian putih yang kontras. Dinamika keduanya menjadi salah satu daya tarik utama dalam alur cerita game ini.
Dunia Lebih Luas dengan Kota Jayakarta Selatan
Troublemaker 2 menghadirkan dunia open world yang lebih luas dibandingkan pendahulunya. Gamecom Team memperkenalkan kota fiksi bernama Jayakarta Selatan. Kota ini bisa dijelajahi dengan berbagai aktivitas, mulai dari menyelesaikan misi sampingan, bermain mini game, hingga menemukan rahasia tersembunyi di setiap sudut kota. Kehadiran dunia yang lebih hidup ini membuat pengalaman bermain terasa lebih kaya.
Pertarungan Lebih Kompleks dan Seru
Salah satu ciri khas Troublemaker adalah elemen perkelahian antar remaja. Di seri kedua ini, sistem pertarungan diklaim lebih kompleks dengan kombinasi gaya bertarung yang lebih variatif. Efek-efek visual juga ditingkatkan agar pengalaman adu jotos terasa lebih seru. Dengan demikian, game ini tetap mempertahankan identitasnya sebagai game aksi sekolah sambil memberikan pembaruan yang membuatnya lebih menarik.
Sentuhan Komedi dan Drama Remaja
Meski penuh adegan aksi, Troublemaker 2 juga menyuguhkan banyak elemen komedi dan drama khas remaja. Pemain akan menghadapi cerita ringan seputar kehidupan sekolah, mulai dari persahabatan, cinta, hingga konflik sehari-hari. Unsur-unsur ini membuat game terasa lebih dekat dengan pengalaman nyata para pemain, khususnya mereka yang pernah merasakan masa-masa sekolah menengah.
Dijual di Steam dengan Harga Terjangkau
Bagi gamer Indonesia, Troublemaker 2 sudah bisa dibeli melalui platform distribusi digital Steam. Harga normal game ini dipatok Rp 211.300. Namun untuk merayakan peluncuran, Gamecom Team memberikan diskon 20 persen hingga 30 September 2025. Dengan demikian, pemain bisa mendapatkannya hanya dengan Rp 169.040. Penawaran ini tentu menjadi kesempatan menarik bagi mereka yang ingin mencoba game lokal berkualitas internasional.
Dukungan Bahasa Indonesia Penuh
Salah satu keunggulan Troublemaker 2 adalah dukungan penuh untuk bahasa Indonesia. Antarmuka dan teks dalam game sudah tersedia dalam bahasa lokal sehingga pemain tidak akan kesulitan memahami alur cerita dan instruksi. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Gamecom Team dalam menghadirkan pengalaman bermain yang sesuai dengan pasar utama mereka, yaitu gamer Indonesia.
Spesifikasi Minimum PC
Untuk memainkan Troublemaker 2 dengan lancar, pengguna perlu menyiapkan PC dengan spesifikasi tertentu. Versi minimum mencakup prosesor Intel Core i5-2400 atau setara, RAM 8 GB, kartu grafis Nvidia GeForce GTX 1050, serta penyimpanan minimal 25 GB. Game ini juga membutuhkan sistem operasi Windows 10 64-bit dan dukungan DirectX 11. Dengan spesifikasi tersebut, gamer bisa menikmati permainan dengan kualitas visual yang cukup baik.
Spesifikasi Rekomendasi untuk Performa Maksimal
Agar pengalaman bermain lebih optimal, Gamecom Team merekomendasikan prosesor Intel Core i7-4790 atau AMD Ryzen 5 1600, RAM 16 GB, serta kartu grafis Nvidia GTX 1060 atau AMD RX 590. Game ini berjalan dengan DirectX 12 dan membutuhkan ruang penyimpanan 25 GB. Dengan spesifikasi ini, pemain dapat merasakan performa yang lebih halus, grafis lebih detail, dan pengalaman open world yang lebih imersif.
Baca Juga : Google Discover Hadirkan Tombol Follow untuk Ikuti Media Favorit
Kebanggaan untuk Industri Game Lokal
Kehadiran Troublemaker 2 menjadi bukti bahwa studio lokal Indonesia mampu bersaing di kancah internasional. Dengan kualitas grafis, cerita, dan gameplay yang ditawarkan, game ini menunjukkan bahwa potensi industri game tanah air sangat besar. Gamecom Team berhasil membawa nuansa lokal yang unik sekaligus menghadirkan kualitas produk yang bisa dinikmati oleh gamer global.
Antusiasme Gamer Indonesia
Sejak pengumuman perilisannya, Troublemaker 2 langsung mendapat sambutan positif dari komunitas gamer Indonesia. Banyak yang menilai game ini sebagai kebangkitan industri game lokal yang patut dibanggakan. Beberapa pemain bahkan menyebutnya sebagai “Bully versi Indonesia” yang mampu menghadirkan nuansa sekolah dengan pendekatan khas anak muda Tanah Air.
Masa Depan Seri Troublemaker
Dengan kesuksesan dua seri pertama, tidak menutup kemungkinan Gamecom Team akan melanjutkan seri ini ke edisi berikutnya. Cerita Budi dan Jordan masih bisa dieksplorasi lebih dalam, apalagi dengan perkembangan dunia open world yang luas. Jika konsistensi kualitas terus dipertahankan, Troublemaker bisa menjadi salah satu franchise game populer buatan Indonesia yang mendunia.













